Sabtu, 02 April 2016

Pengertian Air dan Manfaatnya

 
Air merupakan zat yang paling penting dalam kehidupan setelah udara. Sekitar tiga per empat bagian dari tubuh kita terdiri dari air dan tidak seorangpun dapat bertahan hidup lebih dari 4-5 hari tanpa minum air.Volume air dalam tubuh manusia rata-rata 65% dari total berat badannya, dan volume tersebut sangat bervariasi antara bagian-bagian tubuh seseorang. Beberapa organ tubuh manusia yang mengandung banyak air, antara lain; otak 74,5%, tulang 22%, ginjal 82,7%, otot 75,6%, dan darah 83%.
Setiap hari kurang lebih 2.272 liter darah dibersihkan oleh ginjal dan sekitar 2,3 liter di produksi menjadi urine. Selebihnya di serap kembali masuk ke aliran darah. Dalam kehidupan sehari-hari, air di pergunakan antara lain untuk keperluan minum, mandi, memasak, mencuci, membersihkan rumah, pelarut obat, dan pembawa bahan buangan industri.


A. Fungsi air yang utama adalah:
  1. Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel-sel yang rusak
  2. Melarutkan dan membawa nutrisi-nutrisi, oksigen dan hormon ke seluruh tubuh yang membutuhkan
  3. Melarutkan dan mengeluarkan sampah-sampah dan racun dari dalam tubuh kita
  4. Katalisator dalam metabolisme tubuh
  5. Pelumas bagi sendi-sendi
  6. Menstabilkan suhu tubuh
  7. Meredam benturan bagi organ vital 
  • Kegunaan air lainnya juga yaitu:
  1. Sebagai sumber tenaga misalnya PLTA(Pembangkit Listrik Tenaga Air)
  2. Untuk keperluan irigasi, yaitu untuk pengairan sawah dan tambak
  3. Untuk mandi dan minum bagi hewan
  4. Untuk proses fotosintesis agar tumbuhan tidak layu

B. Perubahan Wujud pada Air
1.    Membeku 
 Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh peristiwa membeku yaitu air yang dimasukan kedalam freezer akan menjadi es batu, lilin cair yang didinginkan.

 2. Mencair
Peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh peristiwa mencair yaitu pada batu es yang berubah menjadi air,lilin yang dipanaskan.

3. Menguap
Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas. Dalam peristiwa ini, zat memrlukan energi panas. Contohnya air yang di rebus jika dibiarkan lama kelamaan akan habis, bensin yang dibiarkan berada pada tempat terbuka lama kelamaan akan habis berubah menjdai gas.

4. Mengembun
Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi air. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh mengembun adalah ketika kita menyimpan es batu dalam sebuah gelas maka bagian luar gelas akan basah, atau rumput dilapangan pada pagi hari menjadi basah padahal sore harinya tidak hujan.

5. Menyublim
Peristiwa perubahan wujud dari padat menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh menyublim yaitu pada kapur barus (kamper) yang disimpan pada lemari pakaian lama-lama akan habis.
 6.Mengkristal
Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh mengkristal adalah pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju.  

C. Pencemaran Air
Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Menurut Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup No.02/MENLH/I/1998, yang dimaksud dengan polusi/ pencemaran air adalah masuk/ dimasukannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain kedalam air/udara oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, kurang atau tidak dapat berfungsi lagi dengan peruntukannya.
D. Penyebab Pencemaran Air
Pencemaran dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteistik yang berbeda-beda. Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.
Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan peningkatan kebutuhan oksige yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.
Industri membuang berbagai macam polutan kedalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.
E. Akibat Pencemaran Air
Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen (O2) yang dapat menyebabkan kematian. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air(eurotrifikasi) Pendangkalan dasar perairan. Tersumbatnya penyaring reservoir dan menyebabkan perubahan ekologi. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat. Akibat penggunaan pastisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan makhluk hidup yang berguna bagi predator.
F. Cara Mengatasi Pencemaran Air
  1. Mempertahankan sumber-sumber air bersih yang belum tercemar
  2. Menanam tanaman-tanaman berkayu tebal
  3. Tidak membuang sampah ke sungai
  4. Mendaur ulang semua sampah yang bisa di daur ulang
  5. Penyuluhan pembuangan limbah industri
  6. Penyuluhan bagi pengguna transportasi laut
Alat Penjernih Air